21 Nov 2011

SENANG  BERJUMPA  DENGAN  ANDA!
MEMPERKENALKAN  BEBERAPA  ANGGOTA

Suster Philippa Murphy, anggota termuda dari Provinsi Australia, berasal dari Sydney, Australia. Saat ini ia adalah misionaris di Sudan Selatan dan menjadi pemimpin komunitas Mapourdit.  Ini pertama kalinya bagi Suster Philippa mengikuti suatu Kapitel Umum dan dia berkata “Merupakan hal yang mengagumkan berada bersama-sama dengan Suster-suster di dalam keluarga internasional ini. Ada suatu rasa persatuan erat. Ibu Marie Louise Hartzer berkata ‘Marilah kita selalu bersatu, membentuk satu hati’ dan saya merasa ini benar-benar terjadi di sini.” Sr. Philippa menambahkan “Sungguh merupakan hal yang istimewa bagi sama berada di sini, menjadi bagian dari kelompok yang sedang membuat suatu keputusan bagi kongregasi.”  Bagi anda semua yang mengikuti blog ini, Sr. Philippa meyakinkan anda semua bahwa setiap Suster dan semua Suster yang ada di hati anda semua, hadir berkumpul di sini. Kami dipenuhi dengan suatu pengharapan. Dunia sungguh-sungguh membutuhkan kharisma kita untuk menjadi Hati Kristus bagi semua. Akhirnya, bagi mereka yang sedang mengalami saat-saat sulit dan terisolasi, baik dalam pelayanan maupun dalam perutusan, Sr.Philippa berkata “Ketahuilah, bahwa anda tidak sendirian!”

Australian Delegates

APA YANG SEDANG TERJADI?

Sementara kami melanjutkan diskusi-diskusi kami tentang Revisi Konstitusi, beberapa Suster muda kami yang hadir  di sini, di  Kapitel ini, mensharingkan bagi kita bagian mana atau paragraph mana dari Konstitusi kita yang ditemukan oleh mereka sangat memberi inspirasi.
Sr Maria Teretia Babetara: Kiribati
The constitution I find most inspiring is Chapter 4 no 62
The love of the heart of Jesus moulds us to become a sign to all , a mission established by Jesus. With this mission we are always renewed to go forth and penetrate the world with a spear /sword of love.
I also like Chapter 8 no 88 :
Our vocation is the vocation from God. Our formation is the moulding of the self that will transform us in the Herat of Jesus, to be equipped to share his mission in the heart of the world.

Sr Laurentia Piranti : Indonesia
The constitution I find most inspiring is no 117
Celebrated in an attitude of prayer, openness to the Holy Spirit and paternal love, the General Chapter is a spiritual event in the life of the congregation.
It is an occasion for the renewing the vitality of our charism and a means of strengthening unity.

Sr Madeline Dione :  African Union Leader
Le chapitre qui m’inspire plus dans nos constitutions, c’est le premier sur le Charisme la Spiritualité et la mission spécialement le numéro qui dit ceci : Nous sommes appelées dans l’Eglise a partager la vision de foi de notre fondateur. Comme lui, nous découvrons dans le cœur transpercé de Jésus la tendresse infinie et l’amour compatissant de Dieu pour tous.  Mais tout est  inspirant pour ma vie de FNDSC .

Sr Silvia Solda : Italy
The constitution I find most inspiring Chapter two Prophetic Obedience.
Obedience is the only way in which the human person, being intelligent and free , can fully realize himself/herself.
Jesus is first in this, obedient until death on a cross.

Sr Marife Mendoza : Philippines
The constitutions I find most inspiring are 3 & 4
It speaks of our call and our particular flavour – our Spirituality of the Heart and our Marian dimension.

Sr Margaret Bob : PNG
I find in chapter one on Charism, Spirituality and Mission paragraph 3 very inspiring.
This paragraph was lived and witnessed to by the sisters I first met that attracted me to their way of life. It sums up the call and what it means for me to be a DOLSH

Sr Mairead Kelleher : Ireland
Chapter one on Charism, Spirituality and Mission paragraph 3
Like Jules Chevalier, I too was called in faith, in Baptism and as the Holy Spirit has placed in Jules Chevalier’s heart a deep desire to contemplate and come to understand , his faith vision , that he wished to share with all of us and which I am privileged to be called to be called to know and to experience the infinite tenderness of the love of God for all. Every day we are called to live this out in a prophetic way, to reach out to the very needy of our world , with compassion and concern and be able to make a difference, by making the Sacred Herat of Jesus everywhere loved.

Sr Anne – Maeie Hermans : Belgium
Chapitre Deux  Consecration Religieuse P 10
Soyez religieuse en tout
Et souvenez – vous toujours que vous n’appartenez qu’à Dieu, que vous lui avez tout donnė et que c’est pour lui seul que vous devez vivre.

Sr. Marisa Aquino : Brazil
O numero que mais aprecio em nossas constituições.
Todo o texto  de nossas constituições é muito expressivo, mas para mim o numero 13 tem um sentido muito especial, pois nos dá a certeza de que o mesmo Deus que nos chama a seguir Jesus Cristo na radicalidade do evangelho, se faz presente em nossa vida através do  Espirito Santo que nos consagra e envia para a missão. É essa a nossa grande riqueza.

Sr. Elly van Dijk: The Netherlands
For me that would probably be chapter three “Community in Christ”
In our old constitutions this chapter was named ”Community life”. One day when we were speaking about this with some sisters everybody agreed that community life is a gift but also a challenge. Our community with Christ challenges us to build up communities of love. Father Chevalier said in his spiritual testament to us: between you should exist a strong bond of mutual love. Although it is not always easy to realize that, in days as these, when we are celebrating our General Chapter but also on many other occasions , we experience that it is possible and that is what I want to pass on to the people around me. So: Renewed, let us go forth!!

Sœur Marie-Christine Kunzi : France
Dans la version de nos constitutions que nous travaillons actuellement, j’aime tout particulièrement un passage du No 62 : « Suivant l’exemple du Père Chevalier, nous prenons dans notre cœur et notre prière les espoirs et les angoisses des hommes de notre temps. Nous utilisons les moyens dont nous disposons pour leur venir en aide. » et le No 65 : « l’internationalité de la congrégation exprimée dans notre devise « Aimé soit partout le Sacré-Cœur de Jésus ! » offre une opportunité réelle pour témoigner de l’amour du Cœur de Jésus pour tous dans un monde divisé. »



MARI MELIHAT KE BELAKANG  BERSAMA KAMI:
Sejak pendirian Kongregasi, Konstitusi telah direvisi beberapa kali. Di sini ada informasi yang menarik tentang perkembangannya selama bertahun-tahun:


Konstitusi-konstitusi FDNSC

Konstitusi-konstitusi sebelum 1881
Tidak ada peninggalan satu copy pun dari konstitusi-konstitusi sebelum 1881 ini, yang ada adalah tulisan tangan Pater Chevalier yang melanjutkan kembali beberapa pokok utama. Dokumen ini, tertanggal 29 November 1877,  ditulis atas dasar permintaan Mgr. Marchal, Uskup Agung  Bourges yang ingin mempersembahkannya kepada Ibu Felicity, Pemimpin pada waktu itu, untuk ditanda-tangani.

Konstitusi-konstitusi 1881
Yang masih tersisa dari edisi Konstitusi, yang disetujui oleh Uskup Agung Bourges pada tahun 1881, adalah halaman-halaman 1,2,3,4 dan  67 dari salinan tulisan tangan. Halaman-halaman ini tentang keprihatinan akan berakhirnya lembaga ini; kualitas-kualitas yang harus menjadi ciri khas seorang Putri Bunda Hati Kudus; dan  tentang Dewan dari Pemimpin Umum.

Edisi  1891
Ini merupakan Konstitusi edisi pertama.

Edisi 1899
Konstitusi ini tidak pernah disebar luaskan secara resmi.
Dari sudut pandang sejarah Konstitusi, edisi 1899 ini penting, karena Konstitusi ini merupakan yang direvisi terakhir oleh Pater Chevalier.

Edisi 1901
Revisi ini dibuat oleh Pater  Meyer, MSC, dengan se-izin Pater Pendiri. Pada tanggal 4  Desember 1906  revisi ini mendapat persetujuan dari keuskupan.

Edisi 1910
Edisi 1906 inilah yang setelah dipresentasikan kepada Takhta Suci, menerima Dekrit Pujian per tanggal 23 Juli 1908. Tetapi belum dapat dicetak sebelum tahun 1910.

Edisi 1931
Edisi ini, yang pada tanggal 4 April 1928 telah menerima DEFINITIVE APPROBATION (PERSETUJUAN DEFINITIF) dari Takhta Suci. Penundaan percetakannya dijelaskan dengan kenyataan bahwa teks ini, yang disetujui pada tahun 1928 belum menerima dari Takhta Suci sampai pada tanggal 11 Januari 1931.

Edisi 1958
Edisi 1958 merupakan yang terakhir dicetak sebelum Konsili Vatikan II.

Edisi 1983
Edisi tahun 1958 sudah direvisi, sesuai dengan Dokumen Konsili Vatikan II, dan Edisi 1983 adalah hasil dari Revisi ini.



DALAM  AGENDA  KAMI:
Kemarin kami mendiskusikan berbagai pokok dalam kaitan dengan Bab 1 sampai bab 4 Draft 4 Revisi Konstitusi. Dan sekarang kami sudah berpindah ke Bab 5 sampai Bab 8.   Sungguh, hari ini menjadi hari yang sangat produktif!


SILAKAN MENGHUBUNGI KAMI DI:
generalchapter2011@gmail.com

3 komentar:

eufrasia mengatakan...

Terima kasih kepada para suster muda yang hadir dalam Kapitel Umum. Saya senang mengikuti sharing-sharing Anda yang juga memberi inspirasi buat saya secara pribadi dan tentu bagi provinsi kita masing-masing. Semangat ya... saya mendukung dengan doa.

eufrasia mengatakan...

Terima kasih kepada para suster muda yang hadir dalam Kapitel Umum. Saya senang mengikuti sharing-sharing Anda yang juga memberi inspirasi buat saya secara pribadi dan tentu bagi provinsi kita masing-masing. Semangat ya... saya mendukung dengan doa <.>

Anonim mengatakan...

Profisiat bagi para kapitulan, atas kerja keras dalam diskusi-diskusi tentang revisi konstitusi kita, kami selalu bersama anda dalam doa. Salam dari Ambon.